FILOSOFI PENDIDIKAN
Pendidikan adalah upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisik potensi cipta, rasa, maupun karsanya, agar potensi itu menjadi nyata dan dapat berfungsi dalam perjalanan hidupnya. Dasar pendidikan adalah cita-cita kemanusiaan universal. Pendidikan bertujuan menyiapkan pribadi dalam keseimbangan, kesatuan. organis, harmonis, dinamis. guna mencapai tujuan hidup kemanusiaan. Pendidikan Formal tempatnya di sekolah-sekolah, dimana orang tua menitipkan anaknya pada sekolah-sekolah yang berjenjang (bertahap) dari TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi. Disini anak mendapatkan pengertahuan dan dididik oleh guru agar mendapatkan pengetahuan dan menjadikan seorang anak dengan kepribadian yang baik dan berbudi. Pelajaran formal dengan karakteristik belajar dikelas dan terpusat oleh guru atau dosen sebagai pembimbing dan pengajar dalam pembelajaran formal. Terdapat suatu reward dalam pendidikan formal yaitu nilai atau angka tertentu yang mensimbolkan bahwa siswa tersebut disebut pandai atau memiliki suatu kelebihan.
Pendidikan adalah upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisik potensi cipta, rasa, maupun karsanya, agar potensi itu menjadi nyata dan dapat berfungsi dalam perjalanan hidupnya. Dasar pendidikan adalah cita-cita kemanusiaan universal. Pendidikan bertujuan menyiapkan pribadi dalam keseimbangan, kesatuan. organis, harmonis, dinamis. guna mencapai tujuan hidup kemanusiaan. Pendidikan Formal tempatnya di sekolah-sekolah, dimana orang tua menitipkan anaknya pada sekolah-sekolah yang berjenjang (bertahap) dari TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi. Disini anak mendapatkan pengertahuan dan dididik oleh guru agar mendapatkan pengetahuan dan menjadikan seorang anak dengan kepribadian yang baik dan berbudi. Pelajaran formal dengan karakteristik belajar dikelas dan terpusat oleh guru atau dosen sebagai pembimbing dan pengajar dalam pembelajaran formal. Terdapat suatu reward dalam pendidikan formal yaitu nilai atau angka tertentu yang mensimbolkan bahwa siswa tersebut disebut pandai atau memiliki suatu kelebihan.
Pendidikan selanjutnya adalah Informal yakni pendidikan yang berasal
dari orang tua berupa nasehat, tentang ilmu agama, kedisiplinan dan
berbagai hal yang dianggap kecil tetapi itulah pendidikan yang sangat
penting dan mendasar yang seharusnya didapatkan seorang anak. Adapun pendidikan non-formal adalah pendidikan yang didapatkan dari
lingkungan, bisa saja lingkungan rumah, tempat bermain, bahkan
tempat-tempat lain yang bisa menjadi suatu lahan bagi seseorang untuk
mendapatkan pengetahuan baik itu yang positif maupun yang negatif. Jadi, pendidikan itu sangat penting dalam kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar